Keadaan Paling Dekat Seorang Hamba Pada ALLAH adalah Ketika Sujud

Artikel terkait : Keadaan Paling Dekat Seorang Hamba Pada ALLAH adalah Ketika Sujud

Tipnoten.com - Oleh: Khansa Rasyid

SAUDARAKU,

Paling dekat seorang hamba adalah ketika sujud. Maka saat sujud ini meminta kepada Allah akan sebuah do`a. Memohon rendah permintaan yang ingin dikabulkan.

Saudaraku,

Sesungguhnya Allah mengetahui kemaslahatan hamba Nya,dikabulkan suatu doa didunia atau kelak akan diberikan di akhirat kelak.

“Berdoalah kepada Tuhan kamu dengan merendah diri dan (dengan suara) yang perlahan. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas,” (Surah al-‘Araf, 55).

Keadaan Paling Dekat Seorang Hamba Pada ALLAH adalah Ketika Sujud

Saudaraku,

Kehidupan ini layaknya seperti misteri, hanya Allah yang mengetahui awal dan akhirnya.

Berharap kelak awal yang baik dan akhir yang baik, sehingga mati dalam keadaan beriman hanya kepada-Nya.

الله عليه وسلم- قَالَ «أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ»
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Keadaan paling dekat seorang hamba dari rabbnya adalah ketika dia dalam keadaan sujud, maka perbanyak doa (di dalamnya).” (HR. Muslim)


Saudaraku Pembaca… Mari kita lihat hadits-hadits berikut.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضى الله عنهما قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – «أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ – وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ – وَالْيَدَيْنِ ، وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ»
Artinya: “Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Aku diperintahkan untuk sujud di atas tujuh anggota; dahi –beliau menunjukkan dengan tangannya ke atas hidungnya-, dua tangan, dua lutut dan kedua ujung jari jemari, dan melipat baju dan rambut”. (HR. Bukhari dan Muslim)


عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَرَأَى رَجُلاً يُصَلِّى مَا يُصِيبُ أَنْفَهُ مِنَ الأَرْضِ فَقَالَ «لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لاَ يُصِيبُ أَنْفَهُ مِنَ الأَرْضِ مَا يُصِيبُ الْجَبِينَ»
Artinya: “Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda ketika melihat seseorang mengenakan yang hidung dari tanah: “Tidak sah shalat bagi siapa yang tidak mengenakan hidungnya dari tanah sebagaimana kenanya dahi.” (HR. Ad Daruquthni, no. 1335 dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Sifat Ash Shalah)

Saudaraku,

Banyak kesulitan yang dihadapi dan sangat membencinya, padahal baik untuk hamba tersebut.
Allah Maha Mengetahui segala kebutuhan hamba hamba-Nya.

Saudaraku,

Mohonlah dengan doa dalam sujud.

Sertakan doa untuk seluruh kaum bersaudara ini, saudara Muslim agar Allah merencanakan rencana kebaikan, kepahaman ilmu, hidayah, taufik,dan magfirah-Nya. Aamiin Ya Robbal`aalamiin.
(Sumber : islampos.com)

Artikel Tipnoten.com Lainnya :

Copyright © 2015 Tipnoten.com | Design by Bamz