Driver Gojek yang Motornya Hilang Tak Dihipnotis Tapi Ditipu Penumpang

Artikel terkait : Driver Gojek yang Motornya Hilang Tak Dihipnotis Tapi Ditipu Penumpang

Tipnoten.com - Suparno, driver Gojek yang motornya hilang, ternyata bukan karena hipnotis. Suparno ditipu penumpangnya dan motonya dibawa kabur.

"Saya ingat semua kejadiannya, nggak lupa, nggak dihipnotis," ucap Suparno saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Kamis (6/7/2017).

Sebelumnya sempat diberitakan Suparno dihipnotis dan motornya dibawa kabur penumpang.

Suparno mengatakan saat kejadian Rabu (5/7) kemarin, dia tengah berada di  Kebayoran Lama di Jakarta Selatan, tiba-tiba ada seorang laki-laki meminta Suparno untuk mengantar ke Cipinang Muara di Jakarta Timur untuk membeli obat.  Laki-laki itu bertubuh kurus dan kecil.


"Saya lagi berhenti di dekat kuburan situ, sepi nggak ada orang. Terus dia minta diantar, mau dikasih uang Rp 50 ribu katanya. Nggak pesan lewat aplikasi, manual," kata Suparno.

Suparno lalu mengantar si penumpang yang tidak memesan melalui aplikasi itu. Di tengah jalan menuju Cipinang Muara keduanya berbincang-bincang. Lalu tiba-tiba penumpang itu meminta berhenti di pinggir jalan.

Penumpang itu turun dengan maksud membeli amplop, rokok, dan air mineral. Tak lama kemudian, seorang pria berbadan besar dengan kaos dan celana panjang melambaikan tangan dari kejauhan ke arah keduanya.

"Cowok itu melambaikan tangan dari atas, lalu datang nyalamin saya dan pelaku ini. Dia dipanggil Pak Haji, tapi enggak berjenggot dan pakaiannya biasa," kata Suparno. Menurut cerita pelaku, "Pak Haji" ini akan memberikan obat untuk anak bosnya dengan perantaraan air yang telah dibacakan doa-doa.

Karena belum mendapatkan air mineral, pelaku meminjam motor Suparno untuk mengambil air "obat" yang sudah jadi di rumah Pak Haji, namun Suparno menolak. Suparno lalu menawarkan diri mengambil air itu dengan berjalan kaki ke arah yang ditunjuk "Pak Haji". Namun setelah 3 meter berjalan, motornya dibawa lari.

Suparno sempat berteriak namun penumpang itu sudah terlanjur jauh. "Semua surat-surat saya hilang, STNK, uang Rp 2 juta untuk setoran sama bayar kredit motor itu saya taruh di boks," katanya.

Suparno saat ini sedang mengurus surat-surat kehilangan dan membuat laporan ke kantor polisi.

"Saya sedih banget Mbak, mana motornya masih kredit baru 6 bulan," ucapnya.
(Sumber: kumparan.com)

Artikel Tipnoten.com Lainnya :

Copyright © 2015 Tipnoten.com | Design by Bamz